Forum Kemitraan Polisi, Masyarakat dan Mahasiswa (FKPMM)

Tim Media Mahasiswa Teknik, Kamis 8 Oktober 2015 (Foto Dok : Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) 2015 Kabinet Sinergi Bersatu, Fakultas Teknik, Univesitas Jenderal Soedirman)   

Purbalingga – Sekitar 80 orang yang terdiri dari elemen Kepolisian dari Polres Purbalingga, Masyarakat sekitar kampus dan Mahasiswa  bergabung dalam Focus Discussion Group yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman dalam acara Forum Kemitraan Polisi, Masyarakat dan Mahasiswa (FKPMM). Acara tersebut bertema “Polisi, Masyarakat dan Mahasiswa sebagai Mitra Kerja dalam Meningkatkan Keamanan, Ketertiban dan Keharmonisan Kehidupan Bermasyarakat” FKPMM diselenggarakan pada hari Kamis  tanggal 8 Oktober 2015 bertempat di Gedung B lantai 1 kampus teknik Unsoed.

Acara tersebut bertujuan untuk berbagi solusi dan langkah-langkah antisipasi akan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar kampus Teknik UNSOED demi mewujudkan suatu sinergi antara polisi, mahasiswa & masyarakat untuk menjaga ketertiban & keamanan lingkungan.

“Acara ini sangat penting  untuk mewujudkan sinergitas diperlukan komunikasi sesering mungkin sehingga perlu diadakan berkala. Karena dalam acara ini masyarakat dan mahasiswa dapat memberikan informasi-informasi terbaru tentang Modus Operasi tindakan kejahatan, selain itu Pihak Polisi juga dapat menggali informasi dan mendengar masukan dan informasi langsung dari Masyarakat” tutur Prajarto Budi Wibowo yang akrab disapa Praja selaku  Presiden BEM Fakultas Teknik Unsoed.

Praja berharap setelah kegiatan  ini komunikasi ketiga elemen ini semakin lancer, dan untuk meningkatkan kewaspadaan Mahasiswa Wajib mengenal masyarakat disekitar lingkungan kos masing-masing supaya apabila ada orang asing masuk ke lingkungan baik mahasiswa dan masyarakat langsung disadari.

Dalam acara dibuka dengan kilasan materi dari  Hari Prasetijo, S.T., M.T. mewakili Kampus mengenai Peraturan dan Tata Tertib Mahasiswa beserta sanksi-sanksi, kemudian dari Aiptu Nur Syamsi tentang Kewaspadaan dimana peserta dibawa berfikir bersama bahwa keamanan dan kehati-hatian dapat menanggulangi hal-hal yang tidak diinginkan. Serta Bripka Teguh Susilo S.Psi tentang Psikologi Forensik dimana peserta digambarkan bahwa para pelaku kejahatan biasanya selalu memperlihatkan perilaku yang tidak biasa contohnya seperti bahasa tubuh maupun alasan yang tidak rasional acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi Panel.  Dan akhirnya acara ini pun ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama semua peserta.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

EnglishIndonesian