Purbalingga – Universitas Jenderal Soedirman melalui Fakultas Teknik menggelar Sosialisasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Juli–Agustus 2026 guna membekali mahasiswa sebelum terjun ke masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pada 7 April 2026 dan 13 April 2026, bertempat di Aula Gedung F Fakultas Teknik.

Sosialisasi pertama pada 7 April 2026 dihadiri sekitar 200 mahasiswa dan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Ir. Nor Intang Setyo Hermanto, S.T., M.T. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa KKN merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa.
“KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi sarana mahasiswa untuk mengasah kepekaan sosial, kemampuan problem solving, serta kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat,” ujarnya.
Pada sesi materi yang disampaikan oleh Tim Pusat Pengembangan KKN LPPM UNSOED, Dr. Panuwun Joko Nurcahyo, S.Pd., M.Pd. memaparkan aturan teknis pelaksanaan KKN, mulai dari prosedur pendaftaran, persyaratan akademik, hingga ragam jenis KKN yang tersedia. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa diberikan berbagai pilihan program sesuai minat dan kesiapan.

“Mahasiswa perlu memahami mekanisme KKN secara menyeluruh, termasuk proses pendaftaran dan ketentuan yang berlaku, agar pelaksanaan di lapangan dapat berjalan optimal,” jelasnya.
Sementara itu, Widhiatmoko Herry Purnomo, S.T., M.T. mengulas secara khusus program KKN Nusa Persada yang memberikan pengalaman pengabdian di luar Pulau Jawa.
“KKN Nusa Persada memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal kondisi sosial budaya masyarakat di luar daerah sekaligus berkontribusi dalam pengembangan potensi desa,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, Fakultas Teknik kembali menyelenggarakan sosialisasi pada 13 April 2026 bagi mahasiswa yang belum mengikuti sesi pertama. Kegiatan ini menghadirkan Ahmad Sabiq, S.IP, M.A. bersama Widhiatmoko Herry Purnomo, S.T., M.T.

Pada sesi ini, fokus pembahasan lebih diarahkan pada program KKN Internasional dan KKN Nusa Persada, termasuk peluang pelaksanaan di berbagai negara serta gambaran teknis dan pembiayaan.
“KKN internasional membuka wawasan global mahasiswa sekaligus memperkuat kapasitas adaptasi lintas budaya dalam konteks pengabdian masyarakat,” tutur Ahmad Sabiq.
Melalui rangkaian kegiatan sosialisasi ini, Fakultas Teknik Unsoed berharap seluruh mahasiswa dapat memahami secara komprehensif pilihan program KKN dan mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti KKN periode Juli–Agustus 2026. KKN sendiri merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program sarjana di Unsoed yang dilaksanakan selama kurang lebih 35 hari di tengah masyarakat, sebagai bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
