Purbalingga, 27 Februari 2026 – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga resmi menjalin kerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman (FT Unsoed) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah nyata mendukung terwujudnya Kampus Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Kepala BNN Kabupaten Purbalingga, Nasrudin, S.Ag., M.M.Pd., dan Dekan FT Unsoed, Prof. Dr. Eng. Ir. Agus Maryoto, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng. menunjukkan naskah PKS

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BNN Kabupaten Purbalingga, Nasrudin, S.Ag., M.M.Pd., dan Dekan FT Unsoed, Prof. Dr. Eng. Ir. Agus Maryoto, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., di Ruang Rapat FT Unsoed, Blater, Kalimanah, Purbalingga, pada hari Jumat (27/2/2026). Momentum ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan perguruan tinggi.

Mahasiswa sebagai Agen Perubahan

Dekan FT Unsoed menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa yang mencapai kurang lebih 3.000 orang merupakan potensi strategis dalam gerakan pencegahan narkoba. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi penting sebagai agen perubahan yang mampu membangun kesadaran kolektif dan budaya hidup sehat di lingkungan kampus.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak berhenti pada seremoni penandatanganan semata, tetapi menjadi komitmen jangka panjang untuk menciptakan atmosfer akademik yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Ruang Lingkup Kolaborasi

Para peserta acara berdiskusi tentang ruang lingkup kerja sama

Kerja sama ini meliputi berbagai aspek, antara lain diseminasi informasi P4GN kepada mahasiswa dan dosen, penguatan kebijakan internal terkait pencegahan narkoba, serta peluang kolaborasi riset dan inovasi teknologi yang dapat mendukung program pemberantasan narkoba secara berkelanjutan.

Kepala BNN Purbalingga menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran vital sebagai benteng moral dan intelektual dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. Kolaborasi ini diharapkan memberikan dampak konkret dalam mendukung keberhasilan Program ANANDA Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak – Bersih Tanpa Narkoba).

Program nasional tersebut menegaskan pentingnya membangun karakter, kesadaran, dan ketahanan diri sejak usia dini agar generasi muda tumbuh sehat, tangguh, dan mampu menjaga masa depan bangsa dari bahaya narkoba.

Foto bersama peserta acara setelah momen penandatanganan PKS

Komitmen Bersama untuk Generasi Muda

Para pejabat FT Unsoed bersama Kepala BNN Purbalingga dan tim

Melalui penandatanganan PKS ini, kedua institusi optimistis bahwa sinergi antara aparat dan kalangan akademisi dapat menghadirkan lingkungan kampus yang aman, bersih, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Kerja sama ini sekaligus menjadi wujud kontribusi aktif Universitas Jenderal Soedirman dalam mendukung agenda nasional pemberantasan narkoba melalui pendekatan edukatif dan inovatif, serta diharapkan menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya.

Terkait dengan Sustainable Development Goals (SDGs), sinergi ini mendukung tercapainya SDG 3 – Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) karena turut menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan bebas narkoba, SDG 16 – Peace, Justice and Strong Institutions (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) karena melibatkan penguatan kelembagaan dan sinergi aparat dengan institusi pendidikan, serta SDG 17 – Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) karena merupakan bentuk kolaborasi lintas institusi (lembaga negara dan perguruan tinggi).