Loading...

Phone : 62281 6596700 - Fax : 62281 6596801

Seminar Internasional The 2nd ICETIR 2020

Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman barusaja melakukan perhelatan akbar berupa seminar Internasional pada 2 September 2020 yang lalu. Seminar “International Conference on Engineering, Technology and Innovative Researches” atau ICETIR-2020 ini diikuti oleh peserta dari berbagai Negara. Peserta dari 5 negara selain Indonesia diantaranya Malaysia, Jepang, Taiwan, Arab Saudi dan Inggris, demikian di sampaian oleh Sugeng Waluyo, ST., M.Ing. selaku ketua penyelenggara seminar yang sukses di gelar ini. Dengan demikian Seminar Internasional ini telah di lakukan 2 kali, setelah sebelumnya juga sukses menyelenggarakan seminar internasional pertama tahun lalu.

Seminar Internasional yang diselenggarakan secara on-line ini dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik Unsoed, Bapak Dr. Eng. Suroso pada rabu pagi pukul 08.00 WIB. Selanjutnya keynote speaker pertama pada seminar ini, yakni Prof. Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG-Indonesia,  menjadi pembicara pertama. Beliau menyampaikan pemaparan mengenai ‘Strategy Mitigation In Multihazard Early Warning Sistem”. Dalam paparannya beliau menyampaiak banyak hal yang telah, sedang dan akan dilakukannya selalu Kepala BMKG untuk melakukan mitgasi pada berbagai mencana seperti gempabimi, gunung meletus dan tsunami.

Pembicara kedua pada seminar ini, Prof. Shih-Hsien Yang dari National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan. Beliau menyampaikan pengalamannya pada pembangunan infrastruktur di negaranya kepada peserta seminar ICETIR 2020. Beliau banyak membimbing mahasiswa dari Indonesia dan masih memberikan kesempatan bagi yang berminat belajar mengenai teknik sipil di negaranya. Pembicara selanjutnya Prof. Josaphat Tetuko S. S. dari Chiba University, Jepang. Profesor diaspora Indonesia ini menyampaikan materi yang berkaitan dengan teknologi radar yang dikembangkannya di Jepang. Beliau juga menawarkan kerjasama dan kesempatan studi lanjut di universitasnya kepada pelajar dari Indonesia. Dr. Jais Bin Lias dari Teknik Elekto Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), berbagi pengalaman pada berbagai penelitian dalam bidang elektonika dan elektrikal yang dilakukannya.

Pembicara lain Colonel Dr. Arwin D.W. Sumari dari Indonesian Air Force/Defense University/Polinema, Indonesia memaparkan berbagai hal yang dilakukan dalam mengaplikasikan berbagai teknologi di angkatan udara Indonesia.  Beliau juga berbagai hasil-hasil penelitiannya dalam bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), operasi cyber, blockchain militer dan hal-hal yang berkaitan dengan pertahanan. Pembicara terakhir pada seminar ini, Dr. Eng. Suroso, dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed-Purwokerto), Indonesia memaparkan hasil-hasil penelitian bidang keteknikan elektonik yang digelutinya.

Seminar bertemakan Sustainable Engineering and Technology for Reshaping our Community ini memaparkan sebanyak 65 buah makalah keteknikan yang berasal dari para peneliti dan akademisi seluruh Indonesia. 

VISI FAKULTAS TEKNIK 2034

Menjadi fakultas yang unggul di tingkat internasional dalam pengembangan keteknikan dan teknologi berbasis sumber daya dan kearifan lokal

Fakultas Teknik dengan kampus yang terletak di Kampus Unsoed Blater, Jalan Mayor Jenderal Sungkono Km. 05, Kalimanah, Purbalingga, Jawa Tengah. Luas Kampus Teknik Blater sekitar 11 hektar dan sampai dengan tahun 2015 sudah berdiri sebanyak 5 (lima) buah gedung, yaitu gedung A, B, C, D dan E, memiliki misi sebagai berikut :

  • Menyelenggarakan pendidikan keteknikan yang menekankan pada karakter dan keahlian.
  • Melakukan penelitian inovatif berbasis sumber daya dan kearifan lokal, publikasi bereputasi, dan perolehan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI).
  • Melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
  • Menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
  • Menyelenggarakan tata kelola yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi dengan monitoring dan evaluasi secara teratur.